Kamis, 08 Agustus 2013

STTI Tanjungpinang Ikut Kontes Robot di Lampung

0 komentar


Java Boyz - TANJUNGPINANG (HK) - Walaupun sempat terkendala masalah spare part, satu jenis robot hasil karya para mahasiswa dari Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia (STTI) Tanjungpinang resmi diikutsertakan dalam Kontes Robot Cerdas Indonesia Regional I Sumatera di Lampung, 17 hingga 19 April. Mewakili Kota Tanjungpinang, STTI mengutus tiga orang yang terdiri dari satu Yus Jayusman SKom MKom yang merupakan dosen pembimbing dan dua mahasiswanya Jaya Saputra serta Joky.

Ketua STTI Tanjungpinang Louis Frederick SE SH MM mengatakan, STTI mewakili Kota Tanjungpinang untuk kategori robot beroda pemadam api.

"Pemenang setiap regional akan diadu di tingkat nasional di Jakarta nanti," kata Louis, Selasa (16/4).
Kata Louis, persiapan pembuatan robot ini sekitar enam bulan. Lamanya pembuatan robot dikarenakan banyaknya spare part yang harus diimpor dari Korea dan Amerika. Pembuatan robot ini memerlukan keahlian bidang elektronika dan komputer. Cara kerja robot pemadam api beroda itu, robot akan mendeteksi keberadaan api.

"Jika sudah ditemukan dan dipastikan api, maka akan segera dimatikan. Karena lomba ini banyak sekali jebakan-jebakan  yang menyerupai api misalnya lampu pijar listrik. Kami sangat bangga atas karya para mahasiswa STTI yang akan membawa harum nama Tanjungpinang di kancah nasional," terang Louis.

Target STTI, kata dia, bisa masuk ke final dan menyabet juara di tingkat nasional. Karena, STTI ingin mengikuti lomba robot pada tingkat internasional di Amerika Serikat mendatang. Tim sudah berangkat lewat Batam ke Bandung, kemudian hari ini berangkat dari Bandung menuju Lampung.

"Dengan kejuaran robot ini, kita ingin membuktikan bahwa dari Tanjungpinang bisa berkiprah di kancah dunia bidang robotika. Tahun lalu, STTI pernah mengirimkan tim mengikuti Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI) yaitu robot humanoid yang bisa menari mengikuti musik, tapi tidak masuk babak final," ungkap Louis.

STTI berdiri tahun 2007 dengan berbagai jurusan baik D3 dan S1. Di antaranya, Jurusan Teknik Informasi, Sistem Informasi, Komputer Akutansi dan Teknik Industri.

"Semuanya terakreditasi. Jumlah mahasiswa aktif ada 1.000 mahasiswa. Dosen kebanyakan tetap yang diangkat dari lulusan STIMIK Bandung. Mereka sudah menyelesaikan program S2. Total dosen STTI ada 25 orang," ujar Louis. (yan)

Sumber : http://haluankepri.com/tanjungpinang/45304-stti-tanjungpinang-ikut-kontes-robot-di-lampung.html

0 komentar:

Poskan Komentar