Sabtu, 24 Maret 2012

Israel Marah Penembakan Prancis Disamakan dengan Palestina

0 komentar

YERUSALEM - Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton menyamakan insiden penembakan tiga anak yang merupakan warga Yahudi Prancis dengan kasus tewasnya bocah Palestina oleh serangan Israel. Mendengar hal itu, Israel langsung melontarkan kecamannya.

Ashton menjelaskan bahwa ada peristiwa mengenaskan yang terjadi di belahan dunia belakangan ini, seperti halnya kecelakaan bus di Belgia, pembunuhan warga Suriah, Gaza, dan pembantaian yang di Swedia yang dilakukan Anders Behring Breivik tahun lalu. Peristiwa itu banyak menewaskan anak-anak di bawah umur.

Mendengar hal itu, Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman menyebut komentar Ashton tidak berguna. Lieberman juga membela pasukan di negaranya yang kerap membantai warga sipil Palestina.

"Pasukan Israel adalah pasukan paling bermoral di dunia ini. Pasukan kami berupaya untuk meminimailir tewasnya warga sipil dalam peperangan, meski harus membunuh para teroris yang didukung warga sipil itu sendiri," ujar Lieberman, seperti dikutip Times of Israel, Selasa (20/3/2012).

Lieberman mengatakan, perbandingan yang diutarakan oleh Ashton sangat tidak dapat diterima. Lieberman berharap Ashton akan menarik kembali perkataannya.

Insiden penembakan di Kota Toulouse Prancis cukup menuai kecaman dari komunitas internasional, termasuk Amerika Serikat (AS) serta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Penembakan itu juga disebut sebagai serangan anti-Semit.

0 komentar:

Poskan Komentar