Senin, 26 Maret 2012

Taksir Hitung-hitungan di Awal Pementasan

0 komentar

Dua seri awal Formula One musim 2012 telah rampung di helat. Hasilnya, kejutan sudah mulai lahir di seri kedua, F1GP Malaysia kemarin. Prediksi awal tak menampilkan kenyataan sesungguhnya. Setelah nyaris menang di GP Australia, Sebastian Vettel malah melempem di negeri Jiran.

Sebaliknya, duo McLaren plus driver utama Ferrari – Fernando Alonso, malah mampu menunjukkan tajinya. Mungkin duet Lewis Hamilton-Jenson Button di kokpit McLaren bisa berbangga hati sementara waktu bersama Alonso. Mungkin mereka berseloroh dalam hati: “Kali ini giliran kami, Vettel. Milikmu tertinggal di musim lalu!”.

Di seri pembuka, Sirkuit Albert Park menjadi saksi bagaimana Jenson Button yang memang di akhir-akhir musim lalu serta sesi-sesi tes sebelumnya, sudah menampilkan perubahan dan perbaikan besar. Bersama mobil barunya, McLaren MP4-27 dengan mesin Mercedes, langsung nyetel meski harus memulai balapan dari grid kedua.

Sementara Vettel sejatinya masih bisa unjuk gigi di trek kering dengan mendapuk podium kedua, setelah hanya berselisih 2,1 detik dan Button. Panggung podium bertambah lengkap rasanya setelah Hamilton berdiri di podium ketiga.

Setelah Australia, sirkus jet darat itu berpindah ke Malaysia sepekan kemudian. Hujan deras sempat mendera arena Sepang dan membuat para pembalap yang memulai seri ini dalam kondisi kering, sempat kocar-kacir mencari garasinya masing-masing ketika tetes demi tetes air turun dengan derasnya dari angkasa.

Penggantian ban pun harus dilakukan dengan segera jika tak mau tergelincir ke luar trek dengan tipe ban yang keliru. Di titik itulah Fernando Alonso yang dengam cekatan dan cerdik – sudah memprediksi cuaca dengan tepat, sontak masuk pit stop duluan dan mengganti bannya.

Alonso yang sedianya memulai balapan dari urutan kedelapan pun mulai memimpin saat para rivalnya beberapa detik terlambat untuk menyesuaikan ban dengan kondisi trek yang teramat basah dan berkubang air.

Sederhananya, hasil maksimal dicapai juru kokpit asal Spanyol itu dengan berdiri tegak di puncak podium. Suatu kejutan berarti, pasalnya sejak sesi uji coba, Alonso selalu bergelut dengan mobil barunya, Ferrari F2012. Faktornya, sebut saja karena memang Alonso dikenal ‘jagoan’ trek basah, seperti halnya Michael Schumacher di masa jayanya.

Kejutan kedua datang dari tim medioker – Sauber, yang menempatkan pilot kokpitnya, Sergio Pérez di podium kedua. Pérez juga sempat memprediksi awan gelap yang sudah menaungi langit Malaysia sejak sesi kualifikasi, sedikit terlambat dari Alonso untuk masuk pit stop guna mengganti ban.
 
Hasil konstan digapai pembalap McLaren yang juga merebut podium ketiga di seri perdana. Hamilton kembali mencatatkan namanya sebagai manusia tercepat ketiga di Sepang yang terlambat sepersekian detik dari Pérez untuk mengganti ban.

Sedangkan sang jawara bertahan, ‘Baby Schumi’ Vettel malah terdampar di urutan ke-11. Trek basah memang bukan keahliannya. Tim Red Bull hanya sedikit menghapus malu setelah rekan Vettel, Mark Webber menyumbangkan poin setelah finis di urutan keempat.

Selanjutnya, pentas F1 akan bertandang ke negeri tirai bambu – China. Masih ada waktu 20 hari plus tiga jam jelang seri ketiga kembali digelar di Shanghai International Circuit. Apakah kejutan demi kejutan akan kembali mewarnai pementasan jet darat kali ini? Tentunya sajian aksi-aksi para pilot yang akan mengaspal di China, patut untuk terus kita saksikan.

0 komentar:

Poskan Komentar